Langsung ke konten utama

Keamanan Jaringan pada Mikrotik

Kali ini saya akan menjelaskan fungsi dari keamanan jaringan pada Mikrotik dan juga alasan-alasan saya dalam memilih Router yang baik. Silahkan disimak 😊.

Secara garis besar fungsi dari Firewall adalah dapat memastikan bahwa data pada komputer atau server yang tersambung tidak akan dapat dibuka oleh siapapun di Internet. Apabila ada pihak lain yang membuka atau mengakses informasi pribadi atau mengubah situs web maka akan di blokir oleh Firewall. Berikut karakteristik dari Firewall atau ciri cirinya sebagai berikut.

·     Firewall harus dapat lebih kuat dan tangguh terhadap serangan di luar. Hal ini artinya sistem operasi komputer akan lebih aman dan penggunaan sistem bisa diandalkan.
·    Yang dapat melakukan hubungan adalah aktivitas yang dikenal atau terdaftar pada jaringan. Dalam hal ini dilaksanakan dengan cara setting policy pada konfigurasi keamanan lokal.
·     Seluruh kegiatan yang asalnya dari dalam ke luar harus melalui firewall lebih dulu. Hal ini dilaksanakan dengan memberikan batasan atau meblokir setiap akses kepada jaringan lokal, terkecuali jika melalui firewall terlebih dahulu.

Cara kerja dari firewall adalah menganalisa paket data yang masuk dan keluar di dalam jangkauan aman yang terlindungi oleh firewall. Paket data yang tidak lolos dari analisis akan ditolak aksesnya baik masuk ataupun keluar jaringan yang telah dilindungi. Penyaring pada firewall atau filternya akan bekerja dengan memeriksa sumber paket data yang masuk dengan beberapa ketentuan yang dibuat untuk mengontrol paket yang dapat masuk. Sistem ini juga melakukan blokir jaringan tertentu dan mencatat lalu lintas paket data yang mencurigakan.

Jika  saya mempunyai sebuah usaha, dan ingin memasang sebuah Jaringan Komputer. Saya memilih Opsi Router yang memilih router yang harganya sangat mahal, tetapi, berkualitas tinggi, dengan catatan tidak mudah rusak dan tahan lama. Alasannya adalah menurut saya dengan memilih router yang harganya mahal pasti sudah menjamin kualitas dari routernya dan kemampuannya pun sangat baik dibandingkan yang murah. Jadi sangat membantu dalam usaha saya, dan tidak mengonta-ganti router karena rusak yang dapat menghambat kinerja usaha saya.

    Kemudian, saya juga pasti mengaktifkan mode Firewallnya demi keamanan, karena dengan diaktifkannya Firewall kita dapat mengatur dan mengontrol lalu lintas jaringan di usaha, melakukan proses inspeksi paket, melakukan autentikasi terhadap akses yang  masuk, dan yang paling penting dapat menjaga informasi berharga dari hacker atau sebagainya yang membahayakan.



Sekian yang dapat saya bahas, jika ada salah ataupun kurang mohon maaf. Saran dan kritik bisa tulis di colom comentar.


Terima Kasih 🖐

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Praktikum 4 (Pengenalan Subnet Mask dan Membuat Jaringan Wireless pada Cisco Packet Tracer)

Hallo Kembali lagi 🖐🖐 Kali ini saya akan memprektekkan membuat Jaringan Wireless pada Aplikasi Cisco Packet Tracer. Sebelum masuk ke praktek kita harus tahu apa itu Jaringan Wireless ? Jaringan Wireless merupakan sekumpulan komputer yang saling terhubung antara satu dengan lainnya sehingga terbentuk sebuah jaringan komputer dengan menggunakan media udara/gelombang sebagai jalur lintas datanya. Langsung saja masuk ke prakteknya ikuti dengan seksama. Buat skema seperti di bawah ini. Setelah itu atur Konfigurasi pada Router. Klik Router > Pilih Konfig > FastEthernet 0/0/0. Jangan lupa On kan Port Statusnya,  kemudian masukan IP Address 192.168.06 dan Subnet Masknya 255.255.255.248.  Atur juga GigabitEthernet 0/0/1 dengan cara seperti No.2, tetapi masukkan IP 172.17.10.20 dan Subnet Masknya 255.255.0.0. Setelah Router udah di atur, selanjutnya mengatur IP Address dari Server(Skema 1). Klik Server0 > Pilih Desktop > IP Configuration. Masukkan ...

Praktikum 3 (Jaringan Client-Server dan Jaringan Router pada Cisco Packet Tracer)

Hallo Kembali lagi 🖐 Pada kali ini saya akan membahas mengenai cara pembuatan DHCP Server pada Cisco Packet Tracer. Sebelum masuk ke pembuatannya kita harus tau apa itu DHCP Server ? DHCP Server adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Itu tadi pengenalan sedikit tentang DHCP Server sekarang lanjut ke prakteknya. Buka Cisco Packet Tracer, lalu buat susunan seperti di bawah ini. Hubungkan Switch 0 ke GigabitEthernet 0/0/0 dan Switch 1 ke GigabitEthernet 0/0/1 untuk terhubung ke Routernya. Setelah itu berikan IP untuk Routernya, klik routernya dan pilih config, atur IP untuk GigabitEthernet/0/0/0 dengan IP 192.168.0.6 dan jangan lupa ON kan Port Statusnya. Berikan juga IP untuk GigabitEthernet 0/0/1 dengan IP 192.168.1.6 dan ON kan juga Port Statusnya. Kem...

Praktikum 5 (Konfigurasi WebServer dan Simulasi VLAN pada Cisco Packet Tracer)

Pada kesempatan kali ini saya akan mempraktekkan Konfigurasi WebServer dan Simulasi VLAN  pada Cisco Packet Tracer. yak langkah-langkahnya sebagai berikut. A. Setting WebServer 1.       Pertama buat skema seperti dibawah ini. 2.       Setting IP Server 192.168.0.1 dan SubnetMask 255.255.255.0 dan atur IP PC 192.168.0.2. seperti di bawah ini. IP Address dan SubnetMask Server IP Address PC 3.      Setelah itu Klik Server > Services > HTTP. Pastikan HTTP dan HTTPS dalam keadaan ON. Selanjutnya klik edit pada index.html. 4.      Selanjutnya Klik PC > Desktop > Web Browser. Setelah masuk ke Web Browser ketikkan URL sesuai IP yang ingin di cek Web Browsernya lalu Klik Go. 5.      Gambar diatas adalah hasil dari URL yang ada di Server. B.     Simulasi VLAN 1.      Buat Topologi seperti d...